Skema Sistem Marketing Online

Skema Sistem Marketing Online Images @rian_seo
Skema Sistem Marketing Online


Jumpa lagi Bersama jagoIK11 dan kali ini kita akan menjelaskan beberapa tahapan marketing secara singkat.

Skema dalam bentuk diagram alir (flowchart) dan penjelasan mendalam mengenai setiap tahapannya. Sistem marketing online yang benar bukan hanya soal "posting dan jualan", melainkan sebuah Sales Funnel (corong penjualan) yang terintegrasi.

Penjelasan Skema Sistem Marketing


A. Sumber Traffic (Lalu Lintas Pengunjung)

Ini adalah pintu masuk. Anda harus membawa orang melihat produk Anda.

Organic Traffic: SEO (Google), Konten TikTok/Reels/Shorts, Postingan Facebook/IG.
Paid Traffic: Facebook Ads, Instagram Ads, Google Ads, TikTok Ads.
Influencer: Endorsement atau kerjasama konten.

B. Landing Page / Website (Toko Utama)

Jangan langsung jualan di chat jika ingin skala besar. Arahkan traffic ke sebuah halaman khusus (Landing Page) yang berisi:

Copywriting: Penjelasan solusi atas masalah pelanggan.
Social Proof: Testimoni dan bukti kualitas.
CTA (Call to Action): Tombol "Beli Sekarang" atau "Daftar Sekarang".

C. Lead Generation & Nurturing (Kolam Prospek)

Tidak semua orang yang datang langsung beli. Di sinilah banyak marketer pemula gagal. Anda butuh "Kolam":

Lead Magnet: Berikan sesuatu yang gratis (E-book, Voucher, Konsultasi) sebagai ganti nomor WhatsApp atau Email mereka.
Nurturing: Kirimkan edukasi atau tips secara rutin via WA Blast atau Email Marketing agar mereka percaya pada keahlian/produk Anda.

D. Retargeting (Mengejar Calon Pembeli)

Pernah melihat iklan barang yang sama terus-menerus setelah Anda melihatnya di marketplace? Itulah Retargeting.

Gunakan Facebook Pixel atau Google Tag untuk menampilkan iklan khusus kepada orang yang sudah pernah mengunjungi website Anda tapi belum melakukan pembelian.

E. Conversion (Penjualan)

Tahap di mana pengunjung berubah menjadi pembeli.

Seamless Checkout: Proses pembayaran yang mudah (Transfer bank, E-wallet, QRIS).
Customer Service: Respon chat yang cepat dan solutif.

F. Retention & Advocacy (Loyalitas)

Biaya mendapatkan pelanggan baru 5x lebih mahal daripada menjaga pelanggan lama.

CRM (Customer Relationship Management): Tanya kabar pelanggan, berikan promo ulang tahun.
Upselling: Tawarkan produk pendukung setelah mereka beli produk pertama.
Referral: Berikan reward jika mereka membawa pembeli baru.

Logika Kerja Sistem (Analogi Sederhana)


Traffic: Anda menyebar brosur di jalan raya (Iklan/Konten).
Landing Page: Orang datang ke toko fisik Anda.
Lead Magnet: Anda meminta nomor HP mereka dengan janji memberikan info diskon.
Nurturing: Anda mengirim pesan "Tips Merawat Barang" ke WA mereka.
Closing: Karena sering diedukasi dan diingatkan, mereka akhirnya percaya dan membeli.
Retention: Setelah beli, Anda beri diskon untuk pembelian kedua.

Sistem yang "benar" selalu memiliki Data & Analytics. Anda harus tahu berapa orang yang klik iklan, berapa yang mengisi form, dan berapa yang akhirnya beli (Conversion Rate). Tanpa data, Anda hanya menebak-nebak.
Tags
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Previous article
This Is The Newest Post
Next article

Komentar (0)

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Subscribe now

Signup now to my exclusive newsletter